Kamis, 13 Februari 2014

AYAT ALQURAN


إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آَمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآَخِرِ
وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآَتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ فَعَسَى
أُولَئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِين

Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. At-Taubah : 18)

1 komentar:

  1. Banyak masjid megah dan luas tapi jamaahnya kosong. Masyarakat enggan memakmurkan masjid yang telah mereka bangun dengan susah payah. Saat adzan berkumandang, masyarakat tetap asyik dengan aktivitasnya. Seolah mereka tidak mendengar panggilan Allah itu. Coba camkan hadits nabi ini:
    “Jika engkau mendengar adzan, maka penuhilah panggilan Allah itu” (HR Thabrani).



    Mereka yang enggan memakmurkan masjid pasti belum tahu keutamaan shalat berjamaah di masjid, fadilah, urgensi dan ancaman bagi yang meninggalkannya. Kata nabi, mereka belum tahu keagungannya. Coba simak sabdanya:

    BalasHapus